Tentang Kami

UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

RUMAH SAKIT TOELOENGREDJO

Jl. A. Yani No 25 Pare – Kediri


Dalam Undang – Undang Republik Indonesia nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit disebutkan bahwa sudah menjadi kewajiban rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan harus aman, bermutu, anti diskriminasi dan efektif dengan mengutamakan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit. Pada Undang – Undang Republik Indonesia yang sama disebutkan pula bahwa rumah sakit wajib menerapkan standar keselamatan pasien, yaitu melalui pelaporan insiden, menganalisa, dan menetapkan pemecahan masalah dalam rangka menurunkan angka kejadian yang tidak diharapkan.

Upaya peningkatan mutu, baik pada elemen struktur/input, proses dan outcome, pada  area mutu klinis, area mutu manajemen, area sasaran keselamatan pasien dan standar pelayanan minimal untuk masing – masing unit kerja, sudah merupakan prioritas program upaya mutu di RS Toeloengredjo. Pada program tahun 2018 ini, Kepala Rumah Sakit Toeloengredjo sudah menentukan layanan prioritas yaitu urologi, tindakan URS.

Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien RS Toeloengredjo pada tahun 2018 secara garis besar meliputi program peningkatan mutu pelayanan, peningkatan mutu SDM dan peningkatan mutu sarana dan prasarana. Antara lain kegiatan monitoring Panduan Praktek Klinik, Indikator Mutu Wajib Nasional, indikator Mutu Kunci RS (klinis, manajemen, sasaran keselamatan pasien, unit kerja, surveilance PPI), Keselamatan Pasien (Insiden Keselamatan Pasien, Manajemen Risiko, FMEA), Penilaian Kinerja (rumah sakit, unit kerja, para pimpinan rumah sakit, tenaga profesi, staf), Evaluasi Kontrak & perjanjian lainnya, Diklat PMKP, Program PMKP di unit kerja, Pencatatan & Pelaporan, Monitoring dan Evaluasi kegiatan PMKP.

Upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien dilakukan dengan metode PDSA (Plain – Do – Study – Action),  dan untuk mencapai dan mempertahankan peningkatan dilaksanakan melalui pendekatan peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).

INDIKATOR MUTU WAJIB NASIONAL :

NO

PENGUKURAN

STANDAR

1

 Kepatuhan identifikasi pasien

100 %

2

 Emergency Respon Time < 5 menit

100%

3

 Waktu Tunggu Rawat Jalan < 60 mnt

100%

4

 Penundaan operasi elektif

0%

5

 Ketepatan Jam Visite Dokter Spesialis

≥ 80 %

6

 Waktu Lapor Hasil Tes Kritis Laboratorium Pada Pasien Rawat Inap

100 %

7

Penggunaan Obat Sesuai Formularium

≥ 80 %

8

 Kepatuhan Cuci Tangan

≥ 85 %

9

 Pelaksanaan Asesmen ulang Risiko Jatuh pada Pasien Rawat Inap  

100 %

10

 Kepatuhan terhadap PPK-Clinical Pathway

≥ 80 %

11

 Angka kepuasan pasien

≥ 85 %

10

 Kecepatan Respon Terhadap Komplain Pasien (sesuai alur handling komplain)

≥ 75 %

 

Indikator – indikator tersebut diatas sudah dilakukan monitoring sejak bulan Juli 2018 dan untuk memastikan data yang dikumpulkan dapat dipertanggung jawabkan maka dilakukan validasi data. Beberapa indikator yang sudah dilakukan validasi dan dapat di publikasikan adalah sebagai berikut:

NO

INDIKATOR

PENGUKURAN

% standar

Hasil

1

Mutu Nasional

Kepatuhan Identifikasi Pasien

100 %

91.27 %

2

Mutu Nasional

Kepuasan Pelanggan

85 %

89.91 %

3

Mutu Nasional

Kepatuhan Cuci Tangan

85 %

88.04 %

Kediri, 30 Juni 2019

Tim Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien

 

dr. Yetty Nusaria NI, MMRS

Ketua

Mengetahui,

RUMAH SAKIT TOELOENGREDJO

 

dr. Anna Rahmawati,MMRS

Kepala Rumah Sakit

img

Sambutan oleh Dr. Anna Rahmawati

Assalamualaikum Wr. Wb.
Rumah Sakit HVA Toeloengrejo adalah Rumah Sakit Umum tipe C yang berada di bawah naungan PT Nusantara Medika Utama. Motto kami yaitu "Pelayanan Profesional Sepenuh Hati".
Dalam kondisi persaingan yang semakit ketat, RS HVA Toeloengrejo dituntut untuk peka menangkap dan menyaring opini yang berkembang di masyarakat. Dari hari ke hari RS terus melakukan penyesuaian untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari peningkatan kualitas dan penambahan SDM, pengembangan layanan, penambahan sarana dan prasarana maupun penambahan kerjasama dengan stakeholder terkait. Sampai saat ini RS HVA terus berusaha melakukan upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien dengan memberikan pelayanan berbasis patient-centered care.
Berbagai masukan dari masyarakat sangat membantu kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan RS. RS HVA Toeloengrejo diharapkan menjadi RS pilihan masyarakat yang mengutamakan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Semoga Allah SWT memberkahi langkah kita, Amin.

Visi

Menjadi Rumah Sakit pilihan masyarakat yang mengutamakan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Misi

  1. Menyediakan layanan kesehatan yang bermutu tinggi melebihi harapan pelanggan dengan mengutamakan keselamatan pasien.
  2. Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sumber daya manusia.
  3. Mengembangkan fasilitas rumah sakit berdasarkan kebutuhan masyarakat.
  4. Memotivasi karyawan untuk bekerja dalam tim dengan dedikasi tinggi dan inovatif.
  5. Menyediakan lingkungan rumah sakit yang aman dan menunjang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
  6. Mewujudkan rumah sakit berwawasan lingkungan.

Nilai Perusahaan

  1. Team Work
    Meningkatkan kerjasama demi kepuasan pelanggan.
  2. Integrity
    Memberikan pelayanan terbaik sesuai kode etik yang berlaku.
  3. Profesionalisme
    Melaksanakan tugas sesuai standar profesi.
  4. Respect
    Melayani semua orang dengan sopan, jujur, terbuka dan rendah hati.
  5. Inovation
    Selalu melakukan perubahan dan perbaikan berkelanjutan.
  6. Social Responsibility
    Memiliki kontribusi terhadap pembangunan kesehatan dan social masyarakat disekitar unit kerja.

Logo dan Motto

logo

Pelayanan Profesional Sepenuh Hati

Rumah Sakit Toeloengredjo merupakan rumah sakit umum tipe C yang beralamat di jalan Ahmad Yani 25 Pare Kabupaten Kediri Jawa Timur Indonesia. Telp 0354 391145 - 391047 - 394970, Fax: 0354 - 392883 dengan alamat e-mail rstoel@yahoo.co.id dan memiliki Hot Line Service Hallo HVA dengan No telp 082230309494.

Rumah Sakit Toeloengredjo sudah terakreditasi PARIPURNA versi KARS 2012 pada Agustus 2016 dengan kapasitas tempat tidur pasien sebanyak 190 TT. Rumah Sakit ini memberikan beragam jenis pelayanan medis, antara lain poliklinik umum, poliklinik gigi dan mulut, poliklinik spesialis, Instalasi Gawat Darurat, Kamar operasi, Kebidananan serta rawat inap yang terdiri dari kelas I, II, III, VIP dan VVIP yang dilengkapi pelayanan laboratorium, radiologi, farmasi, fisioterapi, gizi dan laundry.

Sejarah RS HVA Toeloengrejo

Rumah Sakit Toeloengredjo didirikan pada tahun 1908 oleh perkumpulan dagang di negeri Belanda yaitu HVA yang merupakan singkatan dari HANDLESS VERENEGING AMSTERDAM ( HVA ). Rumah Sakit Toeloengredjo pada masa itu dikenal dengan Rumah Sakit HVA. Rumah Sakit Toelongredjo berdiri di tengah-tengah perusahaan pabrik-pabrik gula milik HVA yang tersebar di wilayah Kediri, Nganjuk, Jombang dan Tulungagung.

Foto RS HVA Toeloengrejo pada masa Belanda.

Pada awalnya fungsi Rumah Sakit Toeloengredjo adalah sebagai tempat pengobatan bagi bangsa Belanda dan kaum pribumi yang bekerja di pabrik-pabrik milik HVA yang kemudian berkembang untuk melayani pengobatan orang sakit di sekitarnya.

Tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Kemudian Rumah Sakit Toeloengredjo dikuasai oleh bangsa Indonesia dan selanjutnya bernaung di bawah badan penyelenggaraan perusahaan gula yang berpusat di Solo dan memiliki kantor di Kediri. Pada tahun 1957 dalam rangka TRIKORA semua perkebunan dan perusahaan milik Belanda diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia dan RS Toeloengredjo dikelola oleh PTP XXI-XXII yang berkantor di Surabaya. PTP XXI-XXII membawahi dua rumah sakit yaitu , yaitu Rumah Sakit Gatoel di Mojokerto dan Rumah Sakit Toeloengredjo .

Foto RS HVA Toeloengrejo jaman dahulu.

Pada 14 Pebruari 1996 pemerintah melakukan merger terhadap PTP XXI-XXII, PTP IX, PTP XXVII dan berganti nama PTP Nusantara X, dan mempunyai satu rumah sakit lagi, yaitu Rumah Sakit Jember Klinik di Jember. Pada tahun 1998, kepemimpinan Rumah Sakit Toeloengredjo serahkan kepada dr Bambang Samodra SW, Mkes . Pada tanggal 16 Oktober 2002, kepemimpinan Rumah Sakit Toelongredjo digantikan oleh dr. IBNU GUNAWAN. Tahun 2013, PTP Nusantara X membentuk anak perusahaan dengan nama PT Nusantara Medika Utama yang membawahi 3 Rumah Sakit, yaitu : Rumah Sakit Toeloengredjo di Pare, Rumah Sakit Gatoel di Mojokerto, Rumah Sakit Jember Klinik di jember . Di awal berdirinya PT Nusantara Medika Utama diangkatlah DR dr Ibnu Gunawan, MM sebagai Direktur Utama . Sebagai kepala rumah sakit diangkat dr. Noer Evaliana, setelah itu digantikan dr. Anna Rahmawati, MMRS pada Pebruari 2016 sampai saat ini.

Foto RS HVA Toeloengrejo sekarang.
img

dr. Anna Rahmawati

Kepala Rumah Sakit

img

dr. Yetty Nusaria NI

KADIV. Pelayanan Medis

img

Achmad Sidarto, Amd.Ft.

KADIV. Penunjang Medis

img

Ari Kartika,S.Kep.Ns

KADIV. Keperawatan

img

Drg. Menis Rahmawati

KADIV. MASBANG

img

Widarto, SE

KADIV. AK&S

RS HVA Toeloengredjo
337
Dokter dan Pegawai
190
Tempat Tidur
24
Jam Pelayanan
112
Tahun Berdiri